Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Juli 2010

Tholabul ilmi(2)



Bismillah…

Sebetulnya hari ini saya ada undangan untuk mengikuti pelatihan kepenulisan bersama Jonru, pemilik sekolah menulis online yang cukup terkenal itu lho. Kebetulan pelatihan kali ini diadakan di Banjarmasin. Tepatnya di Café De Five Lt.2, Jl. Hasan Basri No. 50 Kayu Tangi. Acaranya dari jam 08.30 – 13.00 WITA. Tapi lagi lagi acara ini ga bisa saya ikuti, karna bertepatan dengan jadwal pengajian bulanan muda-mudi.

Hmmmhhh… dengan menarik nafas panjang seraya bergumam, “mungkin kali ini juga belum rejeki saya untuk bisa mengikuti pelatihan menulis”, insya Allah sedikit kesedihan di hati bisa terobati. Apalagi sebagai gantinya adalah ilmu yang bermanfaat sebagai bekal kehidupan akhirat kelak. Rasanya sangat tidak sebanding bila saya meninggalkan pengajian kali ini untuk mengikuti pelatihan itu. Semoga Allah memberi kemudahan. Amin..

Ijinkan saya untuk kembali berbagi ilmu yang telah saya dapat. Insya Allah akan sangat bermanfaat bagi kita semua.

Pengajian kali ini membahas tentang “Dalil-dalil Bab Penjagaan Diri dari Kemaksiatan”. Langsung aja ya kita tela’ah satu per satu.
1. Innassyaithoo na lakum ‘aduwwun fattakhidzuuhuu ‘aduwwan. Innama yad’u hizbahu liyaku nu min asha bissa’ir (Q.S. Fathir : 6)
Keterangannya :
Sesungguhnya setan adalah musuh bagi kamu sekalian (manusia), maka mengambillah kalian (pada setan) sebagai musuh. Sesungguhnya mengajak (setan) pada pengikutnya untuk menjadi penghuni neraka sa’ir.

2. Wama ‘ubarri’u nafsi innannafsa la’ammarotun bissu’I illa ma rohima robbi inna robbi gofurun rohim (Q.S. Yusuf : 53)
Keterangannya :
Dan tidak membiarkan aku (nabi Yusuf as.) pada hawa nafsuku. Sesungguhnya hawa nafsu niscaya memerintah pada kejelekan. Kecuali orang-orang yang dijaga oleh Tuhanku (Allah swt.). Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

3. Wala taqrobuzzina innahu kana fa khisyatan wa sa’a sabiilan (Q.S. Al-Isro’ : 32)
Keterangannya :
Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji dan sejelek-jeleknya jalan.

4. Yaa ayyuhalladzina amanu innamal khomru wal maysiru wal anshobu wal ‘azlamu rijsun min ‘amalissyaithoni fajtanibuhu la’allakum tuflihun (Q.S. Al Ma’idah : 90)
Keterangannya :
Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khomr/arak (yang memabukkan) dan judi dan berhala dan lotre adalah dosa dan merupakan perbuatan/amalannya setan. Maka menjauhilah kalian pada kesemuanya itu agar kamu sekalian beruntung.

5. Qul lil mu’miniina yaghuddu min abshorihim wa yahfadzu furujahum dzalika azka lahum innallaha khobirum bima yasna’un. Wa qul lil mu’minati yaghududna min abshorihinna wa yahfadzna furujahunna… (Q.S. Annur : 30-31)
Keterangannya :
Katakanlah Muhammad kepada orang iman laki-laki agar mereka memejamkan mata (pandangan) mereka dan agar mereka menjaga pada farji (kemaluan) mereka. Demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah waspada dengan apa-apa yang mereka kerjakan. Dan katakanlah (Muhammad) kepada orang iman perempuan agar mereka memejamkan pada mata (pandangan) mereka dan agar mereka menjaga farji mereka.

6. ‘an abi umamah, aninnabiyyi solallahu ‘alaihi wasalam qola : iyyaka wal khulwata binnisa’I walladzi nafsi biyadihi ma khola rojulun bimro’atin illa dakholassyaithonu baynahuma walayazhamu rojulun khinziron mutalatthikhon bithiinin aw ham’atin khoirun lahu min an yazhama mankibuhu mankibam ro’atin la tahillu lahu (H.R. Tabrani)
Keterangannya :
Dari abi umamah, dari nabi solallahu alaihi wasalam, bersabda nabi, “Takutlah kalian pada nyepi/berkhalwat dengan perempuan (yang bukan mahromnya). Demi dzat (Allah), yang diriku berada ditangannya dzat, tidak nyepi/berkhalwat seorang laki-laki dan seorang perempuan kecuali akan masuk setan diantara keduanya. Dan niscaya bila seorang laki-laki mendahului (maksudnya menyentuh) pada seekor babi yang berlumuran lumpur atau tanah liat, itu lebih baik bagi laki-laki tadi daripada mendahului (menyentuh) pundaknya laki-laki pada pundaknya perempuan yang mana perempuan itu tidak halal (bukan mahrom) bagi laki-laki tersebut”

7. ‘an ma’qil ibni yasar, aninnabiyyi solallahu alaihi wasalam qola : La’an yuth’ana fi ro’si ahadikum bimikhyathin min hadiidin khoirun lahu min an yamassamro’atan la tahillu lahu (H.R. Tabrani)
Keterangannya :
Dari ma’qil bin yasar, dari nabi solallahu alaihi wasalam, bersabda nabi, “Niscaya ditusuk kepala salah seorang dari kalian dengan jarum yang terbuat dari besi, itu lebih baik daripada memegang/menyentuh salah satu dari kalian pada perempuan yang tidak halal bagi kalian.”

Di hadist yang lain juga dijelaskan bahwa orang yang melakukan perbuatan zina akan mendapatkan 6 azab, 3 adzab di dunia (hilang kewibawaan, pendek umur, dan rejekinya sempit) dan 3 di akhirat (besar murkanya Allah, hisaban paling jelek, dan kekal didalam neraka).

Kategori zina juga ada banyak sekali. Zina mata, zina tangan, zina lisan, zina hati, dan zina-zina yang lainnya.

Na’udzubillahi min dzalik.

Bagaimana sobat tentang dalil-dalil yang sudah kita bahas diatas? Apa masih ada diantara kita yang masih suka melakukan perbuatan-perbuatan maksiat seperti tersebut di atas, yang tanpa diketahui padahal semua perbuatan itu merupakan perbuatan/amalannya setan?

Mari kita sama-sama tobati semua kemaksiatan kita. Tentunya kita semua tidak ingin menjadi orang yang merugi bukan?

*****

“Allahuma inni na’udzubika min syarri sam’I wamin syarri bashorihi wamin syarri lisani wamin syarri qolbii wamin syarri maniyyi”

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Rabu, 30 Juni 2010

Tentang hati….


Hati itu bisa menjadi sangat keras. Ketika kearoganan telah merajainya.


Hati itu bisa menjadi sangat hitam dan pekat. Ketika kemaksiatan telah menutupinya.


Hati itu bisa menjadi sangat lemah. Ketika kemalasan telah membelenggunya.


Hati itu bisa menjadi sangat rapuh. Ketika kesedihan telah memenuhi setiap sudut ruangnya.


Hati itu bisa menjadi sangat hancur. Ketika yang terjadi tidak sesuai yang diinginkannya.


Lalu… ia akan semakin menjadi terpuruk dan binasa…


******


“Allahumma inni a’udzubika minnal hammi wal hazan. wa a’udzubika minal ajzi wal kasal”


Ya Allah… Aku berlindung padaMu dari kebinasaan hati. Kini dan nanti. Keluarkanlah ianya dari benak dan hatiku. Gantikanlah kesemuanya dengan indahnya mencintai-Mu. Amiiinnn…

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Senin, 07 Juni 2010

Ujian oh ujian…

Bismillah…

Kemaren malam nyempetin nge-sms salah satu temen blogging di tangerang. Anak kelas 1 SMA yang lucu dan penuh semangat. Lucu karna orangnya lumayan lugu. Sering minta dikasih nasehat juga. Mirip kayak siswa-siswa di tempat saya kerja. Hehe..


Dia cerita, blog sama emailnya dah lama dihapus (pantas beberapa waktu yang lalu sempet mo nengok blognya tapi ga bisa), karna dia bilang kalo lagi online bawaannya suka lupa waktu. Jadi pengennya online terus. Kok bisa ya? Saya jadi bingung dengernya. Secara saya dah lama banget bikin blog, kadang memang ada saat-saat yang mengharuskan saya untuk ga bisa online karna alasan pekerjaan atau yang lainnya, tapi menurut saya itu lumrah. Ntar kalo dah ada waktu kan bisa online dan nulis lagi. Selagi ga bisa online ga perlu sampe menghapus blog atau email segala. Menurut saya, tindakan penghapusan ini terlalu ekstrim. Hoho ^_^


Saya saranin dia buat ngebikin daily activities schedule yang rapi, jadi semuanya bisa sama-sama jalan, ga perlu sampe melakukan aksi penghapusan blog dan email segala. Tapi lucunya dia bilang gini, “Ya itu dia masalahnya kak, ngatur jadwalnya itu lho, ribed banget, hehe”. Lucu ya.. Jawaban yang polos.


Senin depan jadwal ujian semesteran, katanya. Dia sempet curhat gini, “Kak, kadang aku tu sebel banget kalo lagi pas ujian, sebel sama temen yang ngumpulnya paling duluan, kan bikin yang lain jadi buru-buru ngumpul juga. Salah ga sih kak kalo kita ngumpulnya yang terakhir aja? Kan waktunya masih ada”. Saya coba kasih penjelasan gini, “Ya ga salah donk. Seharusnya semua siswa bisa menggunakan waktu pengerjaan ujian yang udah dikasih dengan semaksimal mungkin. Jadi ngerjain soalnya juga bisa maksimal. Hasilnya pun juga bisa lebih maksimal. Tidak terburu-buru. Ngapain buru-buru ngumpul kalo ntar hasilnya malah ancur karna banyak soal yang sebetulnya belum kelar dikerjain tapi jawabannya buru-buru dikumpulin cuma karna ikut-ikutan temen lain yang udah ngumpulin duluan? Ya ga?”. Dia jawab lagi gini, “Hehe bener kak, ternyata yang ngumpulinnya paling cepet nilainya gak lebih bagus dari yang agak lamaan, malah nilainya kecil. Ngejar gengsi kali, pengen diliat orang. Hehe…”


Aku tambahin juga beberapa statement yang mudahan bisa bikin dia tenang dan lebih percaya diri lagi saat ujian. Ada banyak alasan kenapa seorang siswa ngumpulin hasil jawabannya cepet-cepetan :

  1. Udah bener-bener blank, ngeliat soal makin stress makanya buru-buru dikumpulin.
  2. Pengen gaya dan dibilang keren karna ngumpulnya paling duluan, padahal jawabannya itung kancing semua.
  3. Ikut-ikutan yang lain yang dah ngumpul duluan, karna malu kalo keliatan ngumpulnya paling belakangan, e taunya lupa padahal masih banyak soal yang belum dijawab. Ilmu ikut-ikutan ini yang parah, ntar orang nyebur ikutan nyebur. Ckckck…
  4. Apalagi kalo pas ujian seruangan sama si do’I, wah ilmu ja’imnya kumat. Kelar ga kelar, bener ga bener, yakin ga yakin sama jawaban, yang penting paling cepet ngumpuuulll… Biar dibilang keren sama si do’i.


Kepercayaan diri itu penting banget dan harus dibangun apalagi saat-saat menghadapi ujian.Udah berapa banyak siswa yang ga lulus/ga naik kelas karna ga percaya dengan kemampuan diri sendiri dan lebih milih ikut jawaban orang lain, nyontek kanan kiri, nge-sms bandar jawaban, de-el-el. Dan hasilnya?!


Penyesalan tiada guna. Hanya menambah luka sukma. (disadur dari puisi ternama dengan sedikit penyesuaian)


Hufff… sekarang harus lebih bisa mawas diri. Sampai kapan pun yang namanya jujur itu selalu nomor 1. Belajar yang semangat. Konsentrasi penuh. Fokusin pikiran. Good Luck fren!

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Kamis, 16 Oktober 2008

Pawai nasi adab diguyur hujan

Hari ini di kotaku diadakan pawai nasi adab untuk memperingati hari jadi kabupaten kotawaringin barat. Tapi seperti yang sudah menjadi tradisi dari jaman dahulu kala, untuk setiap tahunnya pawai ini selalu saja diguyur hujan. Entahlah apa sebabnya hal itu bisa terjadi.

Begitu juga hari ini. Di pagi hari sebelum pawai dimulai, hujan telah mengguyur kotaku dengan sangat derasnya. Juga angin kencang yang turut mengacaukan persiapan-persiapan peserta pawai. Mudah-mudahan saja pawai dapat tetap berlangsung dengan lancar di sela-sela hujan ini.

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..