Tampilkan postingan dengan label lyric hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lyric hati. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Juli 2010

Senyumnya itu…. Manis sekali….

Senyumnya itu…. Manis sekali….
Hari ini dy banyak sekali tersenyum kepadaku
Senyum mengembang yang tulus
Senyum yang membuatku semakin mengaguminya
Senyum yang selalu menghiasi wajah teduhnya

Aku tau itu…
Dibalik senyumnya ada duka yang sangat mendalam
Ada kepedihan yang sangat mencekam
Ada tekanan yang sangat meresahkan
Ada beban berat yang begitu melelahkan

Namun,,,
Ia tetap tersenyum kepadaku
Menutupi semua beban di pundaknya dengan senyuman itu
Menyamarkan gurat pedih di wajahnya dengan senyuman itu
Mencegahku untuk ikut bersedih dengan senyuman itu

Tapi senyumnya tak kan mampu menyamarkan semua itu dariku
Meski hingga kepayahan dy menyembunyikan semua itu dariku
Meski sejuta sikap tegar selalu kau tampakkan di hadapanku

Karna kilatan cahaya di sorot matanya tak pernah bisa berbohong
Semua terlihat dan terpampang jelas disitu
Ketika aku melihatnya, seakan mata itu bercerita semuanya
Semua segala beban fikir yang tengah kau hadapi

Wahai makhluk Allah yang mulia…
Bagilah dukamu… jangan hanya sukamu…
Bagilah bebanmu… jangan hanya bahagiamu…
Janganlah kepedihan itu kau ambil sendiri,
Sedang suka selalu kau bagi

*****
Namun begitu,,,
Senyum itu selalu indah menghiasi duniaku

Teruslah tersenyum...
Karna hanya senyummu yang aku mampu

o iya, indri dapat award lagi dari ummiega, ni dia awardnya. taraaaaaaaa…….

cantik yah ^___^

buat temen-temen yang berkunjung, silahkan awardnya diambil dan dipajang di blog masing-masing (bila berkenan). smoga makin semangat yah ngeblognya *_*











Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Rabu, 30 Juni 2010

Tentang hati….


Hati itu bisa menjadi sangat keras. Ketika kearoganan telah merajainya.


Hati itu bisa menjadi sangat hitam dan pekat. Ketika kemaksiatan telah menutupinya.


Hati itu bisa menjadi sangat lemah. Ketika kemalasan telah membelenggunya.


Hati itu bisa menjadi sangat rapuh. Ketika kesedihan telah memenuhi setiap sudut ruangnya.


Hati itu bisa menjadi sangat hancur. Ketika yang terjadi tidak sesuai yang diinginkannya.


Lalu… ia akan semakin menjadi terpuruk dan binasa…


******


“Allahumma inni a’udzubika minnal hammi wal hazan. wa a’udzubika minal ajzi wal kasal”


Ya Allah… Aku berlindung padaMu dari kebinasaan hati. Kini dan nanti. Keluarkanlah ianya dari benak dan hatiku. Gantikanlah kesemuanya dengan indahnya mencintai-Mu. Amiiinnn…

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Kamis, 09 Juli 2009

No idea. No word. But I still write… Don't know why


Hari ini hari kesepuluh dalam bulan ini. Bulan ketujuh dalam tahun ini. Apa yang akan terjadi hari ini? Entahlah… Semoga saja hal yang baik dan membawa keberkahanlah yang akan terjadi pada hari ini. Amin. Bukankah kita harus selalu ber-husnudzhon billah? :)

No idea. No word. But still write. Ya. Hari ini tidak ada kata yang terucap. Tidak ada ide yang seperti biasa saya tuangkan dalam tulisan. Tapi saya masih tetap saja menulis. Entah apa yang akan saya tulis selepas ini.

Tak terasa waktu kian berlalu mengitari kehidupan ini. Tak tau harus berkata apa di pagi buta ini. Tapi, hanya sedikit lisan yang masih terbersit di benak saya. Dan hanya sedikit lisan itulah yang bisa saya katakan hari ini. Tahniah. Tahniah for my self. Tahniah kerana tepat hari ini waktumu didunia ini berkurang lagi.

Terangkai berbagai doa dan salam sejahtera dari beberapa insan yang telah mendahului saya mengucapkan tahniah untuk diri saya. Kata selamat hari jadi pun terlontar dari keluarga kecil saya. Namun saya tak tau harus bagaimana. Mungkin yang pertama kali adalah harus bersenang. Kerana masih diberi kesempatan oleh Allah untuk menghirup udara dunia ini sampai hari ini. Masih diberi segala nikmat dan rahmat kehidupan. Dan bersyukur atas sejuta keberkahan yang didatangkanNya pada kehidupan saya sekeluarga.

Selanjutnya mungkin patutlah bagi saya untuk bertanya pada diri sendiri. Telahkah saya melalukan sesuatu yang berguna bagi orang lain? Yang dapat mendatangkan secercah kebaikan bagi orang lain? Perih rasanya bila dalam segenap usia ini belum ada manfaat yang saya tebarkan bagi orang lain.

Firstly, saya ingin mengucapkan syukur alhamdulillah pada Allah atas semua keberlakuanNya pada kehidupan saya ini. Then, jazakumullahu khoir katsira for my parent. Ibu dan almarhum ayah yang sangat saya sayangi. Dua insan yang luar biasa. Smoga Allah meninggikan derajat keduanya. Then, jazakumullaku khoir katsira untuk sodara-sodara saya yang dengan lapang dada telah menerima segala kekerasan fikir, sikap serta silaf saya. Yang kesemua itu tak lah saya maksudkan untuk kepelikan, hanyalah demi kemaslahatan kita bersama. Dan selanjutnya namun tak kalah penting, I want to say thank you so much n very much to all of you. All of my friend anywhere. Jazakumullahu khoir katsira untuk teman-teman, sobat-sobat, sahabat-sahabat, dan siapapun yang menganggap saya sebagai teman. Jazakumullah atas semua doa, dukungan, kritik dan saran, pelajaran, ilmu dan semuanya.

Dan akhirnya saya hanya dapat mengucap kata maaf yang sebesar-besarnya kepada semua yang bila merasa pernah atau telah saya sakiti. Mohon maaf bila ada keliru dan silaf kata serta sikap dari saya. Kerana kata maaf dari antum semua akan melapangkan hati dan dada saya saat ini. Dan bila nafaspun terjemput kala ini, insya Allah akan dapat lebih tenang
-tapi kalo bisa jangan dulu :D-. Sekian sekelumit coretan di pagi buta ini. Semoga lain waktu kita masih dapat bersua walau hanya lewat tulisan :).

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Sabtu, 18 Oktober 2008

Hapuskan luka

Pergi...
Menjauhlah dari hidupku
Bawa semua kata bualanmu
Juga semua tipu daya dan janji palsumu
Ku takkan hiraukanmu lagi
Jangan pernah kau menoleh ke arahku lagi
Aku sungguh tak peduli

Menjauh...
Lanjutkan perjalanan khayalmu
Ku takkan menghentikan langkahmu
Tuk tautkan kembali muslihatmu pada jiwa-jiwa yang baru
Hingga suatu saat kau lelah berpetualang tanpa makna
Hanya menghabiskan usia tiada guna
Menyiakan yang harusnya dihargai

Akhiri...
Semua kenangan tak bernyawa
Perjalanan hidup penuh luka
Binar cahaya jiwa meredup karena duka
Kebencian menyelimuti sukma
Hikayat ingkar mendera kasih
Merenggut murni talian jiwa

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Asa dan Onak

Kepedihan membelenggu sukma
Membakar asa yang telah susah payah kuraih
Benakku...
Kosong berselimut kehampaan
Tercabik rangkaian onak
Menembus hasratku tuk bangkit
Teguhku...
Lunglai tanpa kekuatan
Hilangkan inginku tuk berkreasi
Hempaskan kembali aku kedalam kehancuran
Sadarku...
Nyaris tak dapat ku kuasai
Terbang membahana jauh ke ujung samudra
Sulit tuk mengembalikan keagungan diri
Sendiri...
Kurasakan pahit getir ini
Kulinangkan semburat jiwa
Belenggu hitam hanyutkan asa

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Jumat, 17 Oktober 2008

Transisi Hidup

Dentang lagu mengiringi masa ini
Satu hari yang kan menutup sejuta kisah
Mengakhiri semua kepedihan lirih

Kuingin berlari sejauh mungkin
Mencengkeram tirai menyibak duka
Asa akan penghabisan getir jiwa

* * * * *

Transisi hidup penggambar duka
Akankah ini akhir langkahku
Terjerembab ke dalam kesedihan yg ku tak tau

Mengapa aku begini?
Mengapa kurasakan jiwaku penuh jerami?
Aku tak mampu fahami semua ini

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Kamis, 16 Oktober 2008

Mimpi yang pulang


     Mmm... Masih inget ga sama Saleem "Iklim" yang punya suara yang tinggi n khas banget? Yup, Iklim merupakan salah satu band papan atas yang berasal dari Malaysia. Iklim cukup berjaya pada masanya. Lyric-lyric lagunya sangat menyentuh perasaan. Hingga tak heran angka penjualan album yang sangat besar tidak hanya di Malaysia, tapi juga di Indonesia bahkan negara-negara lainnya. Walaupun sekarang namanya sudah jarang terdengar di telinga publik, tapi dihati para penggemarnya "Iklim" band merupakan sosok yang sangat memukau dan masih sangat dinantikan. Sekedar mengingatkan saja, mungkin masih terngiang di ingatan anda salah satu lyric lagunya yang berjudul "Mimpi yang Pulang". Dan di bawah ini aku ingin kembali menuliskan sedikit dari bait-bait lyricnya. Mudah-mudahan bermanfaat bagi anda-anda yang merindukan lantunan-lantunan lagu dari Iklim ini.
Mimpi yang Pulang
Dia yang mana.. 
Yang datang merebut seri bunga cintamu
Dia yang mana.. 
Yang mampu mengalihkan rasa setiamu
Tidak kuduga semua terjadi
Kau telah ingkar janji

Ludah siapa..
Yang manis bermadu dulu mengukir janji
Sumpah siapa..
Yang telah terucap dulu sehidup semati
Lenyaplah sudah janji-janji itu
Hilang terbawa di angin lalu

Kini engkau telah pergi
Aku sendiri berteman sunyi
Semoga derita ini
Takkan terjadi kedua kali

Hasratku terbang jauh melayang
Mimpi yang indah kini telah hilang

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Tirani Diri

Ku terpaku menatap jauh ke angkasa luas
Di keheningan malam yang kian menyusup
Bertabur bintang cerahkan naluri

Di sudut ruang kosong nun jauh disana
Kudapati suatu pengharapan akan sebuah arti
Makna terasa mencercah setiap titik perih

Dalam hening tersirat berjuta ungkapan
Merenggut seri bunga cinta
Ikrar suci yang terhempas riak keingkaran

Kuingin berlari mengejar seberkah cahaya itu
Tuk membangkitkan kembali seluruh asaku
Terbangkan tirani yang menyekat diri
Menggapai embun hanyutkan lara


Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Rabu, 15 Oktober 2008

Derma seri penuh erti

Kepedihan menghiris relung jiwaku
Lyric-lyric itu lagi yang kembali kudengar
Seraya petir menyambar urat nadi
Kesakitan menyisir segenap sanubari

Kapan waktu akan berakhir
Menggantikan isak tangis dengan riang tawa bahagia
Apakah kebahagiaan itu masih ada?
Diantara berjuta kemelut jiwa yang menderma
Apakah seri bisa kembali melengkapi erti
Berbalut riak memenuhi gurat wajah



Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Rabu, 03 September 2008

Jauh Kau Pergi

Pernah ada rasa cinta
Antara kita kini tinggal kenangan

Ingin kulupakan semua tentang dirimu
Namun tak lagi kan seperti dirimu oh kekasih

Jauh kau pergi meninggalkan diriku
Disini aku merindukan dirimu

Kini kucoba mencari penggantimu

Namun tak lagi kan seperti dirimu oh bintangku

* * * * *
Tentunya kita semua masih ingat donk ya lyric lagu di atas
Yang sempat menjadi bahan omongan khalayak ramai karena tragedi di balik lagunya
Tapi, terlepas dari semua hal tersebut di atas, lyric ini memang sangat mengena
Penuh dengan arti walaupun hanya terdiri dari beberapa bait saja
N sure, I like it ^_^

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Selasa, 02 September 2008

Semua Menghilang

Duniaku berlalu penuh misteri
Begitu banyak cerita tanpa kata
Hingga terbersit seribu tanya
Betapa suci keagungan ilahi

Dan impianku pun menghilang
Dan kasihku pun menghilang
Dan alur ceritaku pun menghilang
Dan sahabatku pun menghilang

Tergantikan dengan kesucian tragedi
Yang menghentakkan setiap nafas nadi
Menjadi suatu kenyataan hakiki
Yang terukir abadi dalam suratan illahi robbi

Wahai sahabat illahi robbi
Wahai kekasih illahi robbi
Tunjukkanlah ketulusan hati suci
Hingga menjadi keterpanaan abadi
Yang kan selalu terlihat walau terhalang tirani
Menembus tirai duniawi dengan mata hati

Jangan pernah ada kemunafikan
Jangan pernah ada kesemuan
Tampakkanlah asa kejujuran
Di atas segala ketertutupan hati

Pada-Mu lah illahi robbi kami kembali

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Jumat, 08 Agustus 2008

Semua Tentang Kita

Waktu terasa semakin berlalu
Tinggalkan cerita tentang kita
Akan tiada lagi kini tawamu
Tuk hapuskan semua sepi di hati

Ada cerita tentang aku dan dia
Saat kita bersama
Saat dulu kala

Ada cerita tentang masa yang indah
Saat kita berdua
Saat kita tertawa

Teringat disaat kita tertawa bersama
Ceritakan semua tentang kita...

* * * * *


Wah.. Bagus banget kan lyric lagu ini ^_^

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Kedamaian Mimpi

Kututup mata dan telingaku dari semua yang ada di depanku
Kubiarkan mereka bertindak apapun yang mereka suka
Kutetapkan langkahku menuju kedamaian yang sunyi
Kuingat selalu petuah lama yang telah menuntun hidupku

Tak terkira besarnya cobaan yang harus kulalui
Tak terhingga tetes air mata yang telah jatuh membasuh lukaku
Tak terduga godaan hidup yang terus datang silih berganti
Tapi tak akan dapat mengusik diamku dalam rasa yang tersia

Kini ku akan terus melangkahkan kaki
Menuju kehidupan yang kekal abadi
Hingga tiada lagi yang berani menyakiti
Ku akan terus melangkah sendiri hingga akhir nadi

Selamat datang wahai peri alam mimpi
Tunggulah kedatanganku di singgasanamu
Aku akan datang menemuimu di kerajaanmu
Membawa segenap mimpi yang akan terus abadi

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Rabu, 06 Agustus 2008

Indah

Kutapaki jalan sepi ini
Dengan denting waktu yang kian larut
Terbuai oleh usia yang kian merenta
Tanpa suatu kepastian makna

Seberkas cahaya kian memudar
Menghabiskan setiap titik kenangan
Cerita indah diantara berjuta kemelut
Tetesan kasih membelai sukma yang kalut

Tinggalah sebias harapan semu
Mencabik ke dalam relung jiwa
Membangkitkan kesadaran hati yang terlupa
Kehidupan layaknya anugerah yang indah tiada tara

Perlahan bias sinar rembulan mulai menyeruak
Menyibakkan segala keraguan di hati
Mengisyaratkan untuk terus berdiri tegak
Menantang kerikil terjal kehidupan yang tajam bak belati

Majulah terus sang pembawa bendera kemenangan
Tegakkan kekuatanmu menuju jiwa sucimu


Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Minggu, 13 Juli 2008

a hard life

Pernah aku melewati jalan ini. Jauh sebelum aku tau dan mengerti apa arti hidup.  Jalan yang sangat berliku. Bahkan sangat terjal. Membentang di tengahnya duri-duri kehidupan yang sangat tajam. Menghempaskan hidupku. Menjatuhkan aku ke dalam lubang yang sangat dalam. Bahkan aku tak mengira kalau aku masih bisa bertahan hidup. Sungguh suatu jalan yang sangat kelam. Hingga tiap kali aku melewatinya, aku selalu menangis. Menangis dan menangis. Karena walau seberapa pun usahaku untuk menguatkan hatiku, diluar itu semua aku hanyalah seorang cewek lemah yang perasaannya gampang sekali terluka. Tapi aku akan selalu berusaha untuk menjadi lebih kuat dan lebih lebih kuat. Kekuatan itu harus aku dapatkan. Karena sekarang ga ada lagi yang bisa menolongku, selain diriku sendiri. Ya benar, sekarang aku telah benar-benar sendiri. Semua telah pergi berlalu.

Sekarang satu tujuan hidupku itu yang harus bisa aku wujudkan dengan sempurna. Tujuan hidup yang lebih tepatnya disebut sebagai kebulatan tekad untuk melakukan suatu hal yang bisa berguna demi keluargaku. Sekarang pikiranku hanya akan tertuju pada tujuanku itu. Ga akan ada yang lain. Aku harus bisa fokus. Aku ga akan peduli lagi dengan semua orang yang hanya bisa menyakiti dan mencemooh aku. Yang hanya bisa mengolok dan mengejek kehidupanku. Aku ga butuh apapun dari mereka. Toh aku sekarang hidup dengan berpijak di kakiku sendiri. Aku tidak hidup dari belas kasihan ataupun sedekah dari merekan semua. Aku bekerja keras mengeluarkan setiap titik keringatku untuk menyambung kehidupanku. Mereka ga punya andil dalam hidupku. Mereka hanya orang luar yang selalu dan selalu menghujamkan rasa sakit untukku. Hanya rasa sakit. Yang membuatku selalu jatuh dan terjatuh lagi. Aku sangat sulit untuk bangkit. Aku telah mencoba untuk melupakan rasa sakit karena mereka. Berkali-kali aku belajar untuk mengoreksi diriku. Kemudian aku dengan susah payah bangkit lagi. Tapi lagi-lagi mereka kembali menyakitiku. Hari ini juga. Dan aku hanyalah manusia biasa yang memiliki batas kemampuan untuk menahan rasa sakit. Dan sekarang adalah puncak dari kesakitanku. Jadi aku harus mengambil tindakan yang tegas untuk mengakhiri kesakitan ini.

Dan sekarang aku putuskan untuk mengakhiri semua ini. Aku akan pergi menjauh dan menghindar dari mereka semua. Aku benar-benar akan pergi jauh. Tanpa mempedulikan apapun lagi. Aku telah memutuskan untuk menutup diri dari semua pergaulan luar ini. Sekarang aku hanya akan mengerjakan segala sesuatu yang bermanfaat untuk keluargaku. Temanku di kantor sekarang hanyalah komputer dan internet. Aku akan berdiam diri mendengarkan apapun yang mereka mau hujatkan kepadaku. Aku tidak akan mengklarifikasi apapun. Aku tidak akan berbicara apapun. Karena semua itu ga ada gunanya. Mereka ga akan pernah mengerti apa yang sebenarnya aku alami dalam kehidupanku. Mereka ga akan tau seberapa besar beban hidupku. Mereka ga akan mengerti apa itu rasa sakit. Karena mereka ga pernah merasakan sakit. Karena mereka ga pernah merasakan kesukaran hidup. Jadi aku sudah tidak peduli lagi apapun yang akan mereka lakukan terhadapku. Hatiku telah aku tutup rapat-rapat untuk mereka. Ga ada lagi celah sedikitpun untuk mereka. Hatiku telah hancur untuk mereka.

Berulang kali aku terpikir untuk berhenti bekerja dari tempat kerjaku yang sekarang. Kadang aku merasa sudah sangat tidak kuat dengan lingkungan kerja yang sangat memojokkanku ini. Yang mungkin sangat tidak menginginkan kehadiranku disini. Tapi, untuk yang kesekian kalinya lagi, aku kembali teringat dengan keadaan keluargaku yang sangat menjadikanku sebagai tulang punggung mereka. Aku kembali meneteskan air mataku. Sedikit kekuatan dan semangat kembali berkobar di dalam jiwaku. Membuatku kembali merasakan bahwa aku harus terus kuat dan bertahan apapun keadaannya. Sekarang aku akan menutup mata dan telingaku dari mereka semua. Aku akan terus bertahan disini hingga aku mendapatkan perkerjaan baru yang bisa menyambung kehidupanku dan keluargaku. Yaa... Emang itu yang harus aku lakukan sekarang. Semoga suatu saat aku bisa menemukan hikmah dan hidayah dari semua kepahitan dan kesakitan hidup yang aku alami ini. Aku tau, kehidupan dunia ini hanyalah sementara. Tak usah aku memikirkan dan mengharapkan kebahagiaan yang hanya sesaat ini. Aku harus lebih fokus untuk mendapatkan kebahagiaan kekal di akhirat kelak. Dengan semua kesukaran dan kerja keras di dunia ini. Aku ingin bahagia bersama dengan kedua orangtuaku kelak di akhirat. Aku sangat menginginkan itu. Jadi sekarang aku harus bekerja keras untuk mewujudkan impianku itu. Dngan tanpa mempedulikan rasa sakitku lagi. Dengan tanpa mengindahkan seberapa dalam luka yang harus aku rasakan. 

Puji syukur padamu Ya Allah. Yang masih memberikanku nafas kehidupan dunia yang fana ini. Agar aku bisa mengabdiakan diriku pada-Mu dan pada keluargaku. Sekarang tolonglah beri aku tambahan kekuatan Ya Allah. Agar aku menjadi makhluk-Mu yang sangat tegar. Jangan biarkan air mataku terus menetes. Kuatkan hati dan keyakinanku. 

Tuhan..
Pada-Mu kuserahkan kehidupanku 
Pada-Mu kuserahkan kebahagiaanku 
Pada-Mu kuserahkan jiwaku 
Pada-Mu kuserahkan segenap doaku

Tuhan.. 
Tolong ulurkan bantuan-Mu 
Tolong tunjukkan jalan-Mu 
Tolong terangi hatiku 
Tolong perlihatkan kekhilafanku 

Tuhan.. 
Kasihilah kedua orangtuaku 
Kasihilah seluruh keluargaku 
Kasihilah teman2 dan sahabat2ku 
Kasihilah mereka yang telah menyakitiku 

Tuhan.. 
Peliharalah nama baik keluargaku 
Peliharalah keimananku 
Peliharalah ketegaranku 
Peliharalah kehidupan akhiratku 

Tuhan.. 
Bukakanlah pintu ampunan-Mu 
Bukakanlah hati orang2 yang membuatku menangis 
Bukakanlah selebar-lebarnya pintu surga-Mu untuk kedua orangtuaku 
Bukakanlah belenggu kebencian dalam hatiku 

Jadikanlah kami umat yang Engkau cintai dan kasihi 
Amiiinnn....

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Jumat, 11 Juli 2008

Fajar Kelam


Ternyata malam panjangku belum berakhir sampai aku menutup kembali mataku td. Ternyata kisahku masih berlanjut. Ternyata ga seindah yang aku rasakan sebelumnya. Fajar menyongsong dengan sangat kelam di awal usiaku. Subuh yang sangat menyedihkan. Subuh yang sangat menguras air mataku. Aku ga menyangka di awal usiaku harus aku lewati dengan menangis. Ya Allah, tunjukkan maksud dr semua ini? Ya Allah, bawalah aku pergi ke tempat yang sangat jauh. Kalau perlu, bawalah aku ke tempat ayahku. Mungkin aku akan mendapatkan ketenangan di sana. Kenapa dia begitu tega mengeluarkan kata-kata yang sangat menyayat hatiku? Apa dia belum puas menghancurkanku? Ya Allah kuatkanlah aku.. 

Biarlah semua orang diluar sana menganggap aku yang salah. Biarlah mereka tertawa bahagia dengan apa yang mereka perbuat. Sekarang tujuan hidupku hanya satu. Aku hanya ingin membanggakan kedua orang tuaku dan juga keluargaku. Terserah apapun yang akan mereka lakukan terhadapku. Seberapa jauh mereka berhasil menyakitiku. Seberapa sanggup mereka menyiksa hati dan perasaanku. Aku akan turutkan semua mau mereka. Dan aku akan trus bertahan disini. Demi keluargaku. Ya, hanya demi keluargaku. Hanya itu tujuan hidupku. Aku akan bekerja keras demi keluargaku. Aku akan bekerja mati-matia untuk menghidupi keluargaku. Aku ga akan lg memikirkan diriku. Aku akan mengabdikan diriku sepenuhnya untuk keluargaku. Ya Allah... Berikanlah aku kekuatan untuk membahagiakan keluargaku... SEMANGATTTT YULIII... 

10 Juli 2008. Bener-bener hari yg penuh dengan campur aduk rasa. Kebahagiaan dan kesakitan. Kepedihan dan keharuan. Kecintaan dan kebenciaan. Keputus asaan dan semangat untuk memulai hari yang baru. Ya Allah, benar-benar sempurna Engkau menciptakan hari ini untukku. Terima kasih Ya Allah...

Tuhan....
Saat aku menyukai seorang teman
Ingatkanlah aku bahwa akan ada sebuah akhir
Sehingga aku tetap bersama Yang Tak Pernah Berakhir

Tuhan.....
Ketika aku merindukan seorang kekasih
Rindukanlah aku kepada yang rindu Cinta Sejati Mu
Agar kerinduanku terhadap - Mu semakin menjadi

Tuhan.......
Jika aku hendak mencintai seseorang
Temukanlah aku dengan orang yang mencinatai - Mu
Agar bertambah kuat cintaku pada - Mu

Tuhan......
Ketika aku sedang jatuh cinta
Jagalah cinta itu
Agar tidak melebihi cintaku pada - Mu

Tuhan....
Ketika aku berucap aku cinta pada - Mu
Biarlah kukatakan kepada yang hatinya tertaut pada - Mu
Agar aku tak jatuh dalam cinta yang bukan karena - Mu

Sebagaimana orang bijak berucap
Mencintai seseorang bukanlah apa - apa
Dicintai seseorang adalah sesuatu yg biasa
Dicintai oleh orang yang kau cintai sangatlah beratti
Tapi dicintai oleh Sang Pencinta adalah segalanya 

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..

Sabtu, 28 Juni 2008

The Tears


     Pagi ini aku awali hariku dengan nyekar ke makam ayahku. Aku bersyukur bgt, ternyata ada orang yang berbaik hati memotong rumput-rumput di sekitar makam ayahku. Mudah-mudahan amal baiknya di ganti oleh Allah swt. dengan suatu keberkahan. Amiiinn...
     Pas udah selesai nyekar aku langsung pulang ke rumah. Yah seperti biasa, bersiap-siap untuk berangkat kerja. Tp, bener-bener ga aku sangka. Di pagi yg cukup cerah ini, tak terasa airmataku menetes begitu aja setelah membaca sebuah pesan singkat yang sangat menyayat hatiku. Di dalam hati aku bertanya, mengapa semua ini terjadi padaku??? Apa salahku???
     Tp udahlah, mungkin udah suratan takdirku seperti ini. Kadang aku terpikir lg, hidupku masih harus aku tapaki. Walau sesulit&sesukar apapun. Hanya aku sendiri yg bisa menolong diriku. Aku katakan pada diriku. SMANGATTTT... Walaupun sangat berat untuk mengatakannya... Karena sesungguhnya aku udah ga punya semangat untuk menjalani hidup ni... Berat bgt...

Baca selengkapnya, klik ajah disini ..