Rabu, 07 Juli 2010
Hidup itu Perjuangan...
Diposting oleh
yuliani indri lestari
di
11.54
Bismillah…
Suatu keadaan dengan beraneka ragam perihal di dalamnya, itulah hidup. Yang tak pernah luput dari yang namanya masalah, itulah hidup. Yang selalu terdapat dua sisi yang berbeda dan bertolak belakang, itulah hidup.
Dan hidup itu sejatinya merupakan suatu proses menuju suatu hasil akhir yang telah ditargetkan oleh masing-masing individu. Suatu proses pembelajaran dan perjuangan. Suatu perjuangan yang hanya akan berakhir ketika hidup itu sendiri berakhir.
Sejak dilahirkan, seorang anak manusia telah memulai proses belajarnya. Belajar mengenal, beradaptasi, berbicara, makan, minum, dan sangat banyak hal yang harus dipelajari. Hingga belajar tentang hidup. Belajar mengetahui tentang bagaimana konsep kehidupan itu sebenarnya.
Setiap ‘proses pemebelajaran’ itu sangat berharga. Proses dari yang sebelumnya ‘tidak tau’ menjadi ‘tau’. Dari yang ‘tidak bisa’ menjadi ‘bisa’. Dari yang ‘tidak kenal’ menjadi ‘kenal’. Dari yang ‘tidak punya’ menjadi ‘punya’. Pada kesemua proses itulah letak keindahannya. Seni kehidupan.
Tapi yang kebanyakan berlaku saat ini adalah, orang-orang sudah tidak lagi memperhatikan proses itu. Tidak lagi menganggap proses itu penting. Sehingga semuanya sedikit demi sedikit diarahkan pada sesuatu yang sifatnya “instant”. Bagaimana tidak? Sekarang ini sulit menemukan sesuatu yang tidak berlabel “instant”. Bahkan sudah kian mencakup seluruh aspek kehidupan.
Ingin menjadi kaya, ingin menjadi terkenal, ingin disukai banyak orang, dan ingin ingin yang lainnya. Saat ini semua keinginan itu serasa mudah sekali diwujudkan, tentunya dengan menggunakan cara yang “instant”. Semuanya tak lagi disandarkan pada mulianya suatu perjuangan yang gigih. Padahal sesuatu yang didapat dengan perjuangan keras, akan sangat lebih bermakna dan sulit dilupakan. Berbeda dengan yang didapat secara instant.
Kalo semuanya sudah menyukai yang sifatnya “instant”, lalu dimana letak perjuangan hidupnya? Dimana letak seni kehidupannya?
*****
Tapi, begitupun pintarnya manusia, tetap masih ada yang lebih pintar, yaitu Sang Pemilik Kepintaran. Begitupun manusia ingin mewujudkan seluruhnyai dengan sesuatu yang instant, tapi tetap saja ada satu yang tak bisa diwujudkan secara instant.
Apa itu?
Al-Jannah… Karna Allah tak menerima suap. So, untuk mendapatkannya, kita tetap harus berjuang keras.
Hmmm…. Ternyata masih ada suatu seni kehidupan yang bisa diselamatkan dari yang namanya “instant”.
Baca selengkapnya, klik ajah disini ..
Permalink | 16 komentar |
Label: berbagi ilmu, catatan, embun kehidupan, rehat sejenak, tholabul 'ilmi
Award ke berapa ya?
Diposting oleh
yuliani indri lestari
di
08.22
Bismillah…
Pagi-pagi nengok blog e dapet rejeki. hehe… Ada temen yang berbaik hati memberikan award kepada saya. Tapi sayangnya saya lupa ini award yang ke berapa. Karna seingat saya, saling memberi award itu lagi In-In nya tahun lalu. Jadi dah lupa, award kali ini yang ke berapa. Hehe… Langsung aja ya…
Ni dia awardnya :
Keren yah ^^
2. Dunia-klue
3. Kuncupkembang
4. Jardiq
5. Monsterilmiah
6. Sentrablog
7. Iplocks
8. Norlandmixed
9. Aryadevi
3. Kuncupkembang
4. Jardiq
5. Monsterilmiah
6. Sentrablog
7. Iplocks
8. Norlandmixed
9. Aryadevi
Sebelum sobat meletakkan tautan di atas, hapus terlebih dahulu peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Peserta nomor 2 menjadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst.
Kemudian masukkan link sobat sendiri di bagian paling bawah (nomor 10). Tapi ingat...!!!, sobat harus adil dalam menjalankannya. Jika tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan didapat adalah:
Ketika posisi sobat 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jumlah backlink = 5
Posisi 8, jumlah backlink = 25
Posisi 7, jumlah backlink = 125
Posisi 6, jumlah backlink = 625
Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
Posisi 4, jumlah backlink = 15,625
Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125
Kemudian masukkan link sobat sendiri di bagian paling bawah (nomor 10). Tapi ingat...!!!, sobat harus adil dalam menjalankannya. Jika tiap penerima award mampu memberikan award ini kepada 5 orang saja dan mereka semua mengerjakannya , maka jumlah backlink yang akan didapat adalah:
Ketika posisi sobat 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jumlah backlink = 5
Posisi 8, jumlah backlink = 25
Posisi 7, jumlah backlink = 125
Posisi 6, jumlah backlink = 625
Posisi 5, jumlah backlink = 3,125
Posisi 4, jumlah backlink = 15,625
Posisi 3, jumlah backlink = 78,125
Posisi 2, jumlah backlink = 390,625
Posisi 1, jumlah backlink = 1,953,125
Dan semuanya menggunakan kata kunci yang sobat inginkan. Dari sisi SEO (Search Engine Optimation) sobat sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan keuntungannya, akan mendapatkan traffic tambahan, apalagi jika ada yang meng-klik link ke blog sobat.
Selanjutkan Award Backlink ini, saya anugerahkan kepada sobat :
Permalink | 4 komentar |
Sabtu, 03 Juli 2010
Tholabul ilmi(2)
Diposting oleh
yuliani indri lestari
di
11.45
Bismillah…
Sebetulnya hari ini saya ada undangan untuk mengikuti pelatihan kepenulisan bersama Jonru, pemilik sekolah menulis online yang cukup terkenal itu lho. Kebetulan pelatihan kali ini diadakan di Banjarmasin. Tepatnya di Café De Five Lt.2, Jl. Hasan Basri No. 50 Kayu Tangi. Acaranya dari jam 08.30 – 13.00 WITA. Tapi lagi lagi acara ini ga bisa saya ikuti, karna bertepatan dengan jadwal pengajian bulanan muda-mudi.
Hmmmhhh… dengan menarik nafas panjang seraya bergumam, “mungkin kali ini juga belum rejeki saya untuk bisa mengikuti pelatihan menulis”, insya Allah sedikit kesedihan di hati bisa terobati. Apalagi sebagai gantinya adalah ilmu yang bermanfaat sebagai bekal kehidupan akhirat kelak. Rasanya sangat tidak sebanding bila saya meninggalkan pengajian kali ini untuk mengikuti pelatihan itu. Semoga Allah memberi kemudahan. Amin..
Ijinkan saya untuk kembali berbagi ilmu yang telah saya dapat. Insya Allah akan sangat bermanfaat bagi kita semua.
Pengajian kali ini membahas tentang “Dalil-dalil Bab Penjagaan Diri dari Kemaksiatan”. Langsung aja ya kita tela’ah satu per satu.
1. Innassyaithoo na lakum ‘aduwwun fattakhidzuuhuu ‘aduwwan. Innama yad’u hizbahu liyaku nu min asha bissa’ir (Q.S. Fathir : 6)
Keterangannya :
Sesungguhnya setan adalah musuh bagi kamu sekalian (manusia), maka mengambillah kalian (pada setan) sebagai musuh. Sesungguhnya mengajak (setan) pada pengikutnya untuk menjadi penghuni neraka sa’ir.
2. Wama ‘ubarri’u nafsi innannafsa la’ammarotun bissu’I illa ma rohima robbi inna robbi gofurun rohim (Q.S. Yusuf : 53)
Keterangannya :
Dan tidak membiarkan aku (nabi Yusuf as.) pada hawa nafsuku. Sesungguhnya hawa nafsu niscaya memerintah pada kejelekan. Kecuali orang-orang yang dijaga oleh Tuhanku (Allah swt.). Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
3. Wala taqrobuzzina innahu kana fa khisyatan wa sa’a sabiilan (Q.S. Al-Isro’ : 32)
Keterangannya :
Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji dan sejelek-jeleknya jalan.
4. Yaa ayyuhalladzina amanu innamal khomru wal maysiru wal anshobu wal ‘azlamu rijsun min ‘amalissyaithoni fajtanibuhu la’allakum tuflihun (Q.S. Al Ma’idah : 90)
Keterangannya :
Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khomr/arak (yang memabukkan) dan judi dan berhala dan lotre adalah dosa dan merupakan perbuatan/amalannya setan. Maka menjauhilah kalian pada kesemuanya itu agar kamu sekalian beruntung.
5. Qul lil mu’miniina yaghuddu min abshorihim wa yahfadzu furujahum dzalika azka lahum innallaha khobirum bima yasna’un. Wa qul lil mu’minati yaghududna min abshorihinna wa yahfadzna furujahunna… (Q.S. Annur : 30-31)
Keterangannya :
Katakanlah Muhammad kepada orang iman laki-laki agar mereka memejamkan mata (pandangan) mereka dan agar mereka menjaga pada farji (kemaluan) mereka. Demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah waspada dengan apa-apa yang mereka kerjakan. Dan katakanlah (Muhammad) kepada orang iman perempuan agar mereka memejamkan pada mata (pandangan) mereka dan agar mereka menjaga farji mereka.
6. ‘an abi umamah, aninnabiyyi solallahu ‘alaihi wasalam qola : iyyaka wal khulwata binnisa’I walladzi nafsi biyadihi ma khola rojulun bimro’atin illa dakholassyaithonu baynahuma walayazhamu rojulun khinziron mutalatthikhon bithiinin aw ham’atin khoirun lahu min an yazhama mankibuhu mankibam ro’atin la tahillu lahu (H.R. Tabrani)
Keterangannya :
Dari abi umamah, dari nabi solallahu alaihi wasalam, bersabda nabi, “Takutlah kalian pada nyepi/berkhalwat dengan perempuan (yang bukan mahromnya). Demi dzat (Allah), yang diriku berada ditangannya dzat, tidak nyepi/berkhalwat seorang laki-laki dan seorang perempuan kecuali akan masuk setan diantara keduanya. Dan niscaya bila seorang laki-laki mendahului (maksudnya menyentuh) pada seekor babi yang berlumuran lumpur atau tanah liat, itu lebih baik bagi laki-laki tadi daripada mendahului (menyentuh) pundaknya laki-laki pada pundaknya perempuan yang mana perempuan itu tidak halal (bukan mahrom) bagi laki-laki tersebut”
7. ‘an ma’qil ibni yasar, aninnabiyyi solallahu alaihi wasalam qola : La’an yuth’ana fi ro’si ahadikum bimikhyathin min hadiidin khoirun lahu min an yamassamro’atan la tahillu lahu (H.R. Tabrani)
Keterangannya :
Dari ma’qil bin yasar, dari nabi solallahu alaihi wasalam, bersabda nabi, “Niscaya ditusuk kepala salah seorang dari kalian dengan jarum yang terbuat dari besi, itu lebih baik daripada memegang/menyentuh salah satu dari kalian pada perempuan yang tidak halal bagi kalian.”
Di hadist yang lain juga dijelaskan bahwa orang yang melakukan perbuatan zina akan mendapatkan 6 azab, 3 adzab di dunia (hilang kewibawaan, pendek umur, dan rejekinya sempit) dan 3 di akhirat (besar murkanya Allah, hisaban paling jelek, dan kekal didalam neraka).
Kategori zina juga ada banyak sekali. Zina mata, zina tangan, zina lisan, zina hati, dan zina-zina yang lainnya.
Na’udzubillahi min dzalik.
Bagaimana sobat tentang dalil-dalil yang sudah kita bahas diatas? Apa masih ada diantara kita yang masih suka melakukan perbuatan-perbuatan maksiat seperti tersebut di atas, yang tanpa diketahui padahal semua perbuatan itu merupakan perbuatan/amalannya setan?
Mari kita sama-sama tobati semua kemaksiatan kita. Tentunya kita semua tidak ingin menjadi orang yang merugi bukan?
*****
“Allahuma inni na’udzubika min syarri sam’I wamin syarri bashorihi wamin syarri lisani wamin syarri qolbii wamin syarri maniyyi”
Baca selengkapnya, klik ajah disini ..
Permalink | 16 komentar |
Label: berbagi ilmu, catatan, edukatif, grace, spirit, story
Langganan:
Postingan (Atom)



